Di era kemajuan teknologi informasi saat ini, khususnya ketika perkembangan teknologi internet semakin maju dan penggunaannya semakin meluas, maka sudah menjadi keharusan bagi mereka yang ingin terus berkembang untuk memiliki sebuah website sendiri. Dengan website, setiap orang dapat memperkenalkan dirinya ke masyarakat luas bahkan masyarakat dunia dapat tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu dan dengan cost yang jauh lebih murah. Seorang ilmuwan dapat mempublikasikan sendiri penemuannya tanpa harus mengirimkan ke jurnal-jurnal ilmiah untuk dimuat. Seorang penulis novel bisa mempromosikan buku-buku terbarunya tanpa harus mengeluarkan uang untuk memasang iklan di media cetak atau situs iklan lainnya. Instansi pemerintah dapat memberikan informasi terbaru kepada masyarakat secara real time. Perusahaan bisa mempromosikan layanan atau produk terbarunya ke seluruh dunia hanya dalam hitungan menit.
Kelebihan internet di atas pun sebenarnya sudah "ketinggalan zaman". Website, sebagai media komunikasi utama melalui internet, tidak lagi terbatas pada komunikasi satu arah. Namun sudah jauh berkembang menjadi komunikasi dua arah. Website generasi sekarang bisa menerima atau menampung respon, masukan, tanggapan, dsb., dari para pengunjung website atau masyarakat. Tentu hal ini sangat berguna bagi pemilik website (individu, instansi pemerintah, maupun perusahaan) untuk mengetahui hal-hal apa yang harus mereka perbaiki demi meningkatkan kualitas layanan maupun produk mereka.
Namun pada umumnya, biaya yang dibutuhkan untuk membangun website dengan kemampuan demikian masih dipatok pada harga yang sangat tinggi. Puluhan bahkan mungkin ratusan juta rupiah. Selain itu, jika masalah biaya bisa diatasi, maka keterbatasan skill untuk me-maintain atau mengelola website juga menjadi tantangan tersendiri. Hal ini terbukti dari tidak sedikit website yang isinya sudah lama tidak di-update atau diperbaharui. Berita sebulan atau setahun yang lalu masih saja terpampang di halaman depan. Data terbaru yang dimiliki adalah data setahun yang lalu. Oleh karenanya, untuk memiliki sebuah website yang profesional tidak hanya terletak pada persoalan dana namun juga bagaimana pengelolaannya.
WEBMACO didirikan untuk menjawab dua permasalahan tersebut.
WEBMACO merupakan singkatan dari Web Management Company. Dari namanya tergambar bahwa core business kami adalah di bidang pengelolaan website. Kami tidak hanya sebatas merancang atau mendesain, namun juga merawat dan memperbaharui isi website dari para customer kami.
Berbeda dengan layanan web developer lainnya yang mengenakan biaya sangat mahal, puluhan bahkan ratusan juta rupiah untuk membuat satu website, kami hadir dengan menawarkan website profesional, komunikatif dan interaktif hanya dengan harga mulai dari Rp. 200.000,- per bulan. Anda juga tidak lagi dibingungkan dengan masalah bagaimana merawat dan memperbaharui isi website anda, karena walaupun hanya dengan harga Rp. 200.000,- anda juga sudah mendapatkan layanan web admin dari kami.
Layanan yang kami tawarkan memang dalam bentuk berlangganan, bukan jual lepas sebagaimana web developer lainnya. Namun hal ini akan lebih menguntungkan anda. Anda tidak lagi harus mengeluarkan puluhan atau ratusan juta hanya untuk memiliki website yang kemudian anda masih direpotkan lagi dengan urusan meng-update content-nya. Bagi yang memiliki keahlian untuk mengotak-atik website tentu bukan masalah, namun tidak demikian bagi anda yang tidak memiliki keahlian tersebut. Anda mungkin bisa membayar atau menyewa tenaga web admin untuk mengurus website anda, namun itu berarti tambahan biaya untuk menggaji mereka yang tentu nominal per bulannya jauh lebih besar dibandingan dengan jika anda menggunakan layanan kami.











.jpg)